Nyeri Sendi (Osteo): Lutut Bunyi “Kretek”. Tanda Pelumas Sendi Habis atau Sekadar Pegal.

Charitas Hospital Klepu
Foto Page Detail

Nyeri sendi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan bahwa keluhan nyeri sendi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, khususnya pada individu berusia di atas 40 tahun. Mengingat tingginya angka kejadian, memahami penyebab nyeri sendi serta faktor-faktor yang dapat memperparah kondisinya sangat diperlukan. Osteoartritis (OA) merupakan salah satu jenis nyeri sendi yang paling sering ditemukan.

DEFINISI

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit peradangan kronis yang menyerang seluruh komponen sendi, mulai dari tulang, tulang rawan, ligamen, hingga otot di sekitar sendi. OA dapat disebabkan oleh proses degeneratif atau penuaan sendi, yang menyebabkan perubahan bertahap pada struktur sendi, faktor genetik, dan faktor lingkungan. Pada osteoarthritis, dapat terjadi peradangan jaringan di sekitar sendi, kerusakan kartilago sebagai bantalan tulang, pembentukan tulang baru (osteofit), serta penyempitan celah sendi. OA paling sering terjadi pada lutut, panggul, maupun tangan. Osteoarthritis umumnya berkembang akibat proses mekanis akibat sendi semakin sering digunakan, degenerasi struktural, inflamasi sendi. Kerusakan awal OA dapat berupa kerusakan tulang rawan, erosi tulang, hingga pembentukan osteofit yang berdampak pada kekakuan sendi dan nyeri sendi.

TANDA DAN GEJALA

Gejala osteoarthritis berbeda pada setiap individu, tergantung pada sendi yang terkena. Keluhan biasanya muncul secara perlahan dan dapat berkembang selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun sebelum terasa signifikan. Gejala yang paling umum adalah nyeri dan kekakuan sendi. Selain itu, penderita sering merasakan bunyi atau sensasi gesekan pada sendi saat digerakkan. Nyeri sendi pada OA akan memberat dengan digunakan dan membaik saat istirahat. Nyeri terutama memuncak di sore-malam hari, hingga bisa membangunkan dari tidur. Selain itu dapat disertai dengan rasa kaku, keterbatasan gerakan, pembengkakan sendi, perubahan bentuk, hingga instabilitas.

DIAGNOSIS

Diagnosis osteoarthritis ditegakkan berdasarkan keluhan pasien dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan radiologi diperlukan. Pemeriksaan laboratorium (seperti laju endap darah atau C-reactive protein) dapat dilakukan untuk mengeksklusi diagnosis lainnya. Pemeriksaan rontgen (X-ray) sering digunakan untuk melihat adanya penyempitan celah sendi dan perubahan bentuk sendi. Pemeriksaan MRI dapat digunakan untuk mengevaluasi struktur di sekitar sendi.

TATALAKSANA

Penatalaksanaan osteoarthritis disesuaikan dengan jenis sendi yang terkena dan tingkat keparahan penyakit. Penilaian derajat keparahan dilakukan oleh dokter dengan bantuan pemeriksaan penunjang. Beberapa tatalaksana yang dapat dilakukan:

1. Olahraga Teratur Pasien OA dapat melakukan olahraga secara teratur, baik melalui pemantauan dokter maupun olahraga ringan di rumah. Pasien dapat melakukan latihan aerobik low-impact.

2. Pengendalian Berat Badan Pada pasien dengan obesitas, menurunkan berat badan sangat penting untuk mengurangi tekanan pada sendi, terutama lutut dan panggul. Pola makan sehat dan pengaturan diet yang tepat sangat dianjurkan.

3. Penyangga Lutut Menggunakan penyangga lutut (knee bracing) dapat membantu mengurangi beban dari lutut

4. Manajemen Nyeri Untuk mengurangi nyeri, penderita osteoarthritis dapat menggunakan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) seperti ibuprofen, natrium diklofenak, dan sebagainya

5. Suntik Kortikosteroid Penyuntikan kortikosteroid pada sendi dapat mengurangi peradangan pada sendi dan mengurangi nyeri

6. Tindakan Pembedahan Operasi penggantian sendi atau artroplasti menjadi pilihan terakhir apabila terapi konservatif tidak lagi efektif dalam mengendalikan nyeri atau mencegah kerusakan sendi lebih lanjut. Operasi yang dilakukan disesuaikan dengan keparahan penyakit masing-masing pasien

REFERENSI

1. Aboulenain S, Saber, A.Y. 2022. Primary Osteoarthritis. StatPearls [Internet]. Treasure (FL): StatPearls Publishing. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557808/

2. Deveza L, Bennell K. 2018. Patient education: Osteoarthritis treatment (Beyond the Basics) [Internet]. UpToDate. Available from: https://www.uptodate.com/contents/osteoarthritis-treatment-beyond-the-basics#H1

3. Felman, A. 2024. What to know about physical activity and osteoarthritis. Medical News Today. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/physical-activity-and-osteoarthritis

4. Hsu, H. & Siwiec, R.M. 2023. Knee Osteoarthritis. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507884/

 

Jangan Biarkan Nyeri Sendi Membatasi Gerak Anda! Segera konsultasikan keluhan nyeri lutut atau sendi Anda dengan Dokter Spesialis Ortopedi atau Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Reumatologi) di unit Charitas Hospitals terdekat.

Kini, pendaftaran dokter jadi lebih mudah dan cepat! 📲 Booking jadwal dokter Anda langsung melalui aplikasi MyCharitas. Tersedia di Google Play Store & App Store. Nikmati layanan kesehatan berkualitas tanpa antre lama.

 


Kembali
Charitas Mobile Care